PENGADAAN FASILITAS DAN BAHAN BAKU
1. Mengadakan Fasilitas
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengadaan fasilitas :
a. Semakin banyak mesin yang digunakan, maka perlu juga perhatian istimewa untuk pemeliharan dan servis
b. Pekerjaan haru direncanakan sedemikian rupa sehingga setiap
mesin dan tenaga kerja harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien
c. Perlu diketahui berapa banyak waktu yang diperlukan untuk
macam-macam pekerjaan, bahan dan alat yang tersedia di waktu dan tempat
yang dibutuhkan, serta pembagian ruang dan penempatan mesin
A. Pemilihan Mesin dan Peralatan
Faktor non teknologis dalam memilih mesin :
1. Kondisi fasilitas pemeliharaan dan perbaikan mesin dan peralatan
2. Kemungkinan mendapatkan tenaga ahli untuk mengelola mesin dan peralatan
3. Kondisi infrastruktur dan fasilitas pengangkutan mesin
Secara umum mesin-mesin dapat digolongkan sebagai berikut :
1. Peraltan angkutan
2. Peralatan mekanik
3. Peralatan elektronik
4. Mesin pabrik
5. Mesin lain
B. Gedung dan Bangunan Lain
Bangunan dapat digolongkan menjadi 3 kelompok biaya, yaitu :
1. Biaya pembangunan pgar dan, selokan, tempat parker, penerangan, dll
2. Biaya pematangan tanah
3. Biaya pembangunan gedung
2. Bahan Baku
Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bahan baku adalah:
Ø Tersedianya bahan baku bermutu dalam jumlah tertentu
Ø Lokasi usaha yang dekat dengan bahan baku lebih menguntungkan dalam jangka panjang.
Bila bahan baku perlu di impor, factor penentu kelancaran impor adalah :
v Dari mana dan bagaimana hubungan Negara kita dengan Negara tersebut
v Kecenderungan harga dan kebijaksanaan pemerintah terhadap produk
PERENCANAAN SDM
Hal-hal yang termasuk dalam urusan SDM adalah:
Tata usaha kepegawaian
Rencana kebutuhan tenaga kerja
Urusan upah / gaji
Urusan kesejahteraan pegawai
Pengawasan atas syarat-syarat kerja dalam perusahaan
A. Menghitung dan Menetapkan Jumlah Tenaga Kerja
Langkah rencana kebutuhan tenaga kerja:
1. Menentukan jumlah dan kualitas tenaga kerja yang dibutuhkan
2. Ada 3 hal yang dilakukan:
a. Menarik pelamar kerja
b. Menyeleksi para pelamar
c. Orientasi
Prosedur tetap seleksi tenaga kerja baru adalah :
a. Pengisian formulir
b. Wawancara pendahuluan
c. Test/psikotes
d. Penelitian pengalaman
e. Pemeriksaan kesehatan
f. Wawancara akhir
g. Penempatan calon tenaga kerja
h. Pengangkatan
B. Menentukan Kualifikasi Tenaga Kerja
Untuk menentukan kualifikasi tenaga kerja seorang wirausaha terlebih
dahulu harus mengetahui data-data yang lengkap mengenai jabatan yang
akan diisi. Dengan kata lain diperlukan analisis jabatan. Analisis jabatan
adalah proses membuat uraian pekerjaan untuk mendapatkan
keterangan-keterangan mengenai pekerjaan dalam penilaian jabatan
tertentu.
Data yang diperlukan untuk membuat suatu analisis jabatan adalah :
Kegiatan yang harus dikerjakan pada jabatan tertentu
Wewenang dan tanggung jawab tenaga kerja
Alat yang diperlukan dan dipergunakan
Kondisi-kondisi pekerjaan
Pendidikan dan latihan
Besarnya upah, lamanya bekerja dan promosi.
Analisis jabatan berfungsi untuk:
Memberikan pengertian tentang unsure jabatan dalam tiap jabatan
Menyelidiki tugas dan tanggung jawab berkaitan dengan pekerjaan
Menetapkan suatu pekerjaan
Memberikan keterangan tentang cara melaksanakan pekerjaan
C. Membina dan Mengembangkan Tenaga Kerja
Membina dan mengembangkan pegawai dengan cara :
1. Latihan, adalah kegiatan memperbaiki kemampuan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di dalam menjalankan pekerjaan.
2. Pendidikan, adalah kegiatan memperbaiki kemampuan dengan cara meningkatkan penguasaan teori dan keterampilan mengambil keputusan.
Untuk membangkitkan motivasi kerja dpat memberikan insentif berupa:
a. Insentif material dengan pemberian uang kesejahteraan, bonus dan gaji yang memadai
b. Insentif semi material melalui pendidikan pelatihan, penataran, lokakarya, fasilitas&keselamatan kerja, pekerjaan dan jabatan yang memadai
c. Insentif immaterial dengan menunjukkan sikap yang manusiawi, penghargaan dan simpati.
MEMPERSIAPKAN ADMINISTRASI
Administrasi atau tata usaha menyangkut segala pekerjaan
catat-mencatat yang perlu diadakan dlm suatu perusahaan. Tata usaha yang
baik merupakan alat bantu yang penting sekali dalam menyelenggarakan
suatu usaha.
A. Mempersiapkan Surat Menyurat
Fungsi surat antara lain :
a. Untuk menunjukkan data organisasi atau menjadi wakil organisasi
b. Sebagai bukti tertulis
c. Sebagai pedoman
d. Sebagai alat pengingat
B. Mengarsipkan Dokumen Perusahaan
Kearsipan adalah penempatan kertas-kertas dalam tempat-tempat
penyimpanan yang baik, menurut aturan sehingga apabila diperlukan dapat
ditemukan kembali dengan mudah dan cepat.
Hal-hal yang harus dilakukan dalam proses penataan dokumen perusahaan adalah:
a. Penyortiran dokumen
b. Pemberian kode
c. Penyimpanan dokumen
d. Dokumen yang dicari dengan cara menelusuri kode
e. Dokumen yang dicari akan mudah ditemukan
C. Menginventarisasi Kekayaan Perusahaan
Harta adalah kekayaan baik yang berwujud maupun tidak berwujud (berupa hak) yang dinilai dengan uang.
Beberapa tindakan yang perlu diperhatikan di dalam memelihara dan merawat kekayaan perusahaan antara lain :
Menyediakan ruang khusus yang memenuhi persyaratan
Membuat kartu perawatan
Mengadminstrasi dan menginventarisasikan kekayaan
Menempatkan tenaga terampil
Menyimpan peralatan pada tempatnya
Menjaga kebersihan dan keamanan
Mengatur suhu dan penerangan
Menyelenggarakan pembukuan keuangan
Menyiapkan pentimpanan uang
Membuat gudang yang baik
Melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan secara tertib
D. Mengadakan (Logistik) & Menyimpan (Pergudangan)
1. Mengadakan (Logistik)
Mengadakan (logistic) barang dagangan dalam perusahaan mencakup
pengadaan barang dagangan yang dibeli, diproduksi, dan dijual tanpe
mengalami proses lanjut.
Kebijakan pengaturan logistic barang dagangan antara lain :
Penentuan system pemasaran barang dagangan
Jumlah pemesanan barang dagangan
Tingkat persediaan barang dagangan
Tingkat pemesanan menyediakan barang dagangan
2. Menyimpan (Pergudangan)
Menyimpan (pergudangan) adalah salah satu kegiatan pemasaran yang dapat menciptakan kegunaan waktu.
Kegiatan pergudangan barang dagangan dapat dilakukan oleh perusahaan apabila :
Produksi barang dilakukan pada musim tertentu, sedangkan pemakaiannya terus menerus
Pemakaian barang dagangan hanya dalam satu musim, sedangkan barang dagangan tersebut diproduksi sepanjang waktu
Menyimpan barang dagangan dapat mengatasi kestabilan harga barang
Sifat barang dagangan memerlukan penyimpanan khusus di dalam gudang.